Minggu, 29 Mei 2016

Perbedaan Perintah-Perintah SQL dengan SQL*Plus

SQL 
1.    Sebuah bahasa 
2.    Standard ANSI
3.     Keywoard tidak dapat disingkat 
4.    Perintah-perintah memanipulasi data dan mendefinisikan di dalam database

SQL *plus
1.    Sebuah lingkungan 
2.    Milik Oracle 
3.    Keywoard dapat disingkat 
4.    Perintah-perintah tidak dapat memanipulasi data di dalam database 



Analisa :
SQL ataupun SQL*Plus merupakan sebuah aplikasi atau software yang digunakan untuk membuat database. Perintah-perintah yang digunakan hampir sama, namun dari setiap software ini memiliki kelebihan dan juga kekurangannya. Sebagai contohnya keywoard pada SQL tidak dapat disingkat sedangkan SQL*Plus keywoardnya dapat disingkat.   

Sumber :
Sistem Basis Data 1, Universitas Gunadarma  

Apa Itu VGA?


VGA kepanjangan dari Video Graphics Accelerator yang berfungsi mengolah data graphis untuk ditampilkan pada layar monitor, VGA juga memiliki prossesor yang di sebut GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory.
VGA adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.


FUNGSI VGA CARD
 
Fungsi VGA Card atau Graphic Card (kartu grafis) ataupun Video Card adalah berfungsi untuk menerjemahkan atau mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafis pada layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output komputer ke monitor. Untuk menggambar atau design graphic ataupun untuk bermain game.


JENIS-JENIS VGA CARD



§  Kartu VGA ISA adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit  
§  Kartu VGA EISA adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture) bus yang adalah 32-bit sistem I/O  
§  Kartu VGA PCI adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O  
§  Kartu VGA AGP adalah jenis kartu VGA yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus yang adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O  
§  Kartu VGA PCI Express (PCIe) adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O nya dengan kecepatan transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s 
§  Kartu VGA sekarang ini sudah mempergunakan Graphic Accelerator chipset yang merupakan chipset terbaru dimana sudah memiliki kemampuan akselerasi tiga dimensi (3D) yang terintegrasikan pada chipset yang dimilikinya. Selain kartu VGA sekarang ada peripheral komputer pendukung yang dinamakan 3D Accelerator yang mana fungsi dari akselerator 3D ini adalah untuk mengolah atau menterjemahkan data gambar 3D secara lebih sempurna dan lebih optimal.

 Analisa :
Menurut saya, VGA (Video Graphic Accelerator) merupakan bagian utama didalam suatu komputer atau laptop. Dimana VGA ini berfungsi untuk menampilkan graphic pada layar monitor dengan cara menterjemahankan atau mengubah sinyal digital menjadi sebuah tampilan grafis. VGA yang biasa digunakan pada setiap komputer atau laptop yaitu NVIDIA dan ATI. Semakin tinggi tipe VGA nya maka grafis yang akan ditampilkan juga semakin bagus serta tidak gampang patah-patah gambarnya pada saat memainkan suatu game yang berat atau disetting ultra high resolusinya.





Sumber

Real Time System

Sistem waktu-nyata adalah sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan (kuantitatif). Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah sistem waktu-nyata adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan computer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara waktu-nyata.
Pada awal perkembangan sistem waktu-nyata pada tahun 1950-an sampai dengan akhir 1970-an, konsumen utama dari sistem waktu-nyata adalah industri militer di Amerika Serikat. Sekarang, sistem waktu-nyata semakin banyak digunakan dalam otomasi industri dan instrumentasi. Salah satu contoh umum sistem waktu-nyata adalah sistem komputer yang digunakan oleh NASA pada pesawat ruang angkasanya. Sistem komputer pesawat ruang angkasa berjalan tanpa campur tangan manusia, dan jika sistem ini gagal memenuhi tenggat waktu eksekusi yang ditetapkan, maka pesawat ruang angkasa ini bisa jadi akan mengalami bencana yang fatal. Untuk memperkecil kemungkinan kegagalan system komputernya, NASA biasanya menggunakan beberapa komputer sekaligus untuk mengerjakan perhitungan yang sama.


Karakteristik Sistem Real-Time

Time Constraint, Setiap sistem dengan waktu nyata memiliki batasan waktu berupa waktu maksimum proses (akuisisi, transmisi, perekaman, perhitungan) dan standar waktu (waktu yang sama dengan waktu sehari-hari)

New Correction Criterion, Penilaian kebenaran real time system berbeda dengan system tradisional. Pada system real time, kinerja dinilai bukan hanya hasil proses atau produk tetapi juga dinilai berdasarkan penyelesaian task.

Embedded, Bagian dari embedded system karena tertanam pada system yang lebih besar. Pada system besar terdapat sensor yang membaca lingkungan kemudian di proses pada system real time dan hasilnya dikirimkan ke akumulator.

Safety-Critically, Pada system tradisional non real time masalah keamanan dan kehandalan merupakan dua hal yang terpisah, sedangkan pada system real time keduanya merupakan isu yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Concurrency, Pada satu waktu real time perlu memproses beberapa sensor secara bersamaan. Demikian juga dalam hal aksi, pada saat bersamaan mengirimkan instruksi untuk dilaksanakan beberapa actuator secara bersamaan.

Distributed and Feedback Structure, Real time komponen yang berbeda terletak pada tempat yang terpisah. Sementara system real time menerima masukan dan beberapa sensor terpisah secara geografis, serta mengirimkan instruksi kepada actuator yang tempatnya berbeda.

Task Critically, Besarnya “cost” kegagalan system. Task critically ini merupakan ukuran seberapa lama waktu yang diberikan untuk menguji kinerja system.

Custom Hardware, Sebuah real time yang menginduk dari dari system hardware yang besar. Sehingga menghasilkan berbagai macam hardware dan aplikasi yang bermacam-macam. 

Reactive, System real time yang selalu merespon terhadap lingkungan. 

Stabil, Dalam berbagai kondisi real time system harus bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Exception Handling, Sistem real time yang bekerja tanpa operator maka system ini harus memiliki penanganan eror pada saat eksekusi program.

Contoh Aplikasi Real Time System
1.    Perekaman suara 
2.    Pendeteksian sidik jari
3.    Penggunaan mesin ATM 
4.    Proses isi ulang pulsa 
5.    Penggunaan SMS 
6.    Pengaturan temperatur blower 
7.    Pemakaian microwave
   

 Analisa :

Real Time System merupakan suatu sistem yang menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Dimana pada Real Time System memiliki beberapa karakteristik  diantara time constraint, new correction criterion, embedded, safety-critically, concurrency, distributed and feedback structure, task critically, custom hardware, reactive, stabil dan exception handling. Real Time System ini biasa terdapat dalam suatu perangkat Hardware ataupun perangkat software. Di dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan aplikasi yang temasuk kedalam Real Time System, salah satu adalah penggunaan mesin ATM. Apabila pada saat kita menggunakan mesin ATM disana dibatasin waktu untuk masuk ke menu atm nya, sebagai contohnya ketika kita mau transfer uang dan pada saat input nomor rekening nya kita tidak boleh terlalu lama maka akan balik lagi ke menu input pin.

pararaf deduktif,paragraf induktif,paragraf induktif dan dedukatif



Contoh paragraf deduktif
Sejatinya, olahragawan berprestasi adalah aset suatu daerah dan negara yang wajib mendapat penghargaan dan perlindungan kesehatan atas karirnya. Masih teringat cerita atlet bulu tangkis yang di masa mudanya berjaya namun di masa tuanya tidak terurus. Kurangnya apresiasi akan membuat para atlet menjadi kurang bersemangat.
Contoh paragraf induktif
Bertanam hidroponik dapat dilakukan dengan media apa saja, selain itu sistem hidroponik tidak memerlukan air terlalu banyak. Penggunaan pupuk juga tidak mencemari tanah dan lingkungan sekitar. Hasil dari bertanam hidroponik tidak kalah dengan penanaman langsung di tanah. Meskipun begitu biaya awal untuk membuat sistem hidroponik memang agak mahal, tapi ini bisa diakali dengan menggunakan bahan-bahan bekas disekliling. Itulah manfaat dan kekurangan sistem bertanam hidroponik.
Contoh paragraf induktif dan dedukatif
        Induktif :
      Maka dari itu saya sangat setuju dengan adanya kegiatan kerja bakti seminggu sekali. Karena, jika lingkungan hidup bersih  maka kita juga akan sehat. Maka dari itu, kegiatan kerjanbakti sangat penting di lingkungan sekolah.

Deduktif :   
  KOTA – Jarang ada pasar tradisional yang menyediakan layanan kesehatan seperti pasar Songgolangit Ponorogo. Dinamakan pos kesehatan pasar alias poskespas karena ditujukan melayani pedagang dan pembeli. Tingkat kunjungan pasien mencapai 20 orang perhari kendati letak poskespas itu terpencil di dekat area parkir. “Letakya nyelempit, kalau orang baru pasti bingung mencari, ungkap karmini, salah seorang pedagang yang menjadi pasien setia poskespas Pasar

Rabu, 06 April 2016

MODEL OSI

OSI Reference Modelfor open Networking atau model referensi jaringan terbuka OSI adalah sebuah model arsitektur jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan “Model Tujuh Lapis OSI (OSI seven layer model).
Model OSI dibuat untuk mengatasi berbagai kendala internetworking akibat perbedaan arsitektur dan protokol jaringan. Dahulu komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda sangat sulit dilakukan. Masing-masing vendor menggunakan protokol dan format data yang berbeda-beda. Sehingga dibuatlah Open System Interconnection (OSI) model yang mendefiniskan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor yang berbeda.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, namun ide tersebut gagal diwujudkan. Faktor yang menyebabkan kegagalan tersebut antara lain:
  • Standar model referensi ini mirip dengan model DARPA yang dikembangkan oleh internet engineering task for (IETF). Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model Referensi OSI dianggap teerlalu kompleks. Beberapa fungsi (sepertimetode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan error correction) di ulang-ulang pada beberapa layer.
  • Pertumbuhan internet yang sangat pesat dengan menggunakan protokol TCP/IP telah membuat OSI reference Model menjadi kurang populer dan kurang diminati.
  • Adanya campur tangan politik menyebabkan OSI dianggap sebagai “makhluk” buatan kementrian telekomunikasi eropa, masyarakat eropa dan pemerintahan amerika serikat. Campur tangan birokrasi dalam mengatur protokol jaringan komputer ternyata tidaklah banyak membantu.
Pemerintah Amerika Serikat pernah mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open systems Interconnection profile (GOSIP) untuk mendukung OSI reference Model dalam solusi jaringan pemerintahan pada tahun 1980-an. Namun akhirnya sejak tahun 1995, usaha ini tidak dilanjutkan lagi. Implementasi jaringan yang menggunakan OSI reference Model jarang dijumpai diluar eropa.
Tidak_ada_judul(1)[1]
OSI Reference Model digunakan sebagai acuan saat mempelajari bagaimana protokol-protokol jaringan. Beberapa protokol jaringan seperti: TCP/IP, DeCnet, IBM System Network Architecture (SNA) telah memetakan tumpukan protokol (protokol stack) ke OSI Reference Model.
  • Application, berfungsi sebagai antarmuka (penghubung) aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat membuat pesan-pesan kesalahan. Pada layer inilah sesungguhnya user “berinteraksi dengan jaringan”.
  • Presentation, berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada pada level ini adalah sejenis redirector software, seperti network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protokol (RDP)). Kompresi data dan enkripsi juga ditangani oleh layer ini.
  • Session, berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dimulai, dipelihara dan diakhiri. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Layer Session, sering disalah artikan sebagai prosedur log on pada network dan berkaitan dengan keamanan. Beberapa protokol pada layer ini :
  1. NETBIOS, protokol yang dikembangkan IBM, menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application
  2. NETBEUI (NETBIOS Extended User Interface), protokol pengembangan dari NEtBIOS, digunakan pada Microsoft Networking
  3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protokol)
  4. PAP (Printer Acces Protokol) protokol untuk Printer Postscript pada jaringan AppleTalk.
  • Transport, berfungsi untuk memecah data menjadi paket-paket data serta memberikan nomor urut setiap paket sehingga dapat disusun kembali setelah diterima. Paket yang diterima dengan sukses akan diberi tanda (acknowlegement). Sedangkan paket yang rusak atau hilang ditengah jalan akan dikirim ulang. Contoh protokol yang digunakan pada layer ini: UDP, TCp, dan SPX.
  • Network, berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket dan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Pada layer ini juga dilakukan proses deteksi error dan transmisi ulang paket-paket yang error. Contoh protokol yang digunakan: IP dan IPX.
  • Data Link, berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut frame. Pada level ini terjadi error correction, flow control, pengalamatan perangkat keras (MAC Address), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti brifge dan switch layer-2 beroperasi. Menurut spesifikasi IEEE 802, layer ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu Logical Link Control (LLC) dan Media Access Control (MAC). Contoh protokol yang digunakan pada layer ini: Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4), Tokenring (802.5), Demand Priority (802.12).
  • Physical, berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) berinteraksi dengan media wire atau wireless. Layer physical berkaitan langsung dengan dengan besaran fisis seperti listrik, magnet, gelombang. Data biner dikodekan berbentuk sinyal yang dapat ditransmisi melalui media jaringan.
OSI layer dibagi menjadi dua kelompok yaitu upper layer (application set) dan lower layer (transport set).Pada OSI Reference Model, setiap layer yang berada dibawah menyediakan layanan untuk layer yang berada diatanya. Sebaliknya, layer yang ada diatas menggunakan layanan untuk layer yang ada dibawahnya. Pada proses komunikasi antar layer ditangani oleh interface.